Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD Sukabumi, Soroti Transparansi dan Kinerja Pemerintahan
SUKABUMIPOST — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kaum Muda Sukabumi Melawan menggelar aksi demonstrasi di halaman Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Kompleks Perkantoran Jajaway, Palabuhanratu, Senin (6/4/2026).
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan berbagai kritik dan tuntutan terkait transparansi pemerintahan serta pelaksanaan sejumlah program daerah. Massa aksi melakukan orasi di depan gerbang DPRD sebelum melanjutkan dialog terbuka bersama Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, yang didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali.
Koordinator aksi, Fikran Fathunaila Anmadula, menyampaikan bahwa gerakan tersebut merupakan gabungan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sukabumi yang ingin mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan daerah.
Menurutnya, salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah pelaksanaan reses DPRD yang dinilai belum menunjukkan tindak lanjut nyata terhadap aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah disampaikan dalam audiensi pada Januari lalu.
“Reses merupakan salah satu fungsi penting DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat. Namun hingga saat ini kami belum melihat tindak lanjut yang jelas,” ujarnya.
Selain itu, aliansi mahasiswa juga menyoroti dugaan ketidaksesuaian dalam beberapa program pemerintah daerah, termasuk pengadaan stiker Penerima Bantuan Iuran (PBI) pada Dinas Sosial. Mereka mempertanyakan besaran anggaran serta validitas data penerima bantuan di lapangan.
Mahasiswa juga menyinggung sejumlah pos anggaran lain yang dianggap perlu mendapat penjelasan lebih lanjut. Menurut mereka, permintaan data yang diajukan sejak Januari belum memperoleh jawaban secara rinci sehingga memunculkan dugaan adanya maladministrasi.
“Kami hanya meminta keterbukaan informasi dan data agar masyarakat dapat mengetahui penggunaan anggaran secara jelas,” kata Fikran.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ferry Supriyadi menyampaikan bahwa DPRD menerima seluruh masukan yang disampaikan mahasiswa dan akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia menyebutkan sejumlah poin yang menjadi perhatian mahasiswa, mulai dari pelaksanaan reses, pokok-pokok pikiran DPRD, hingga program pada Dinas Sosial, akan diteruskan kepada pihak terkait untuk dilakukan evaluasi dan pembenahan.
“Kami mengapresiasi penyampaian aspirasi dari rekan-rekan mahasiswa. Semua masukan akan kami tampung dan tindak lanjuti sesuai tugas dan kewenangan DPRD,” ungkapnya.
Ferry juga mengapresiasi kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, yang tetap mengikuti audiensi meskipun sedang dalam kondisi kesehatan kurang baik.
Menurutnya, kehadiran Ketua DPRD tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.
